Zakat Sebagai Ibadah dan Instrumen Kebijakan Publik: Analisis Peran Dalam Peningkatan Kesejahteraan Sosial

Read full text
Authors: Aceng Fajri Muhammad Satibi, Muhammad Darrel Abiyyu Rakha, Muhammad Abdullah Sastro, Ahmad Nabil Husain, Nabilah Hilyatun Nisa, Lili Rahmawati, Rifa Nurlaudza, Bilqis Julaika Azzahra, Viska Ariyanda, Shakyra Ichanda, Azelia Salsabila Iskandar, Siti Fadilayansyah
+1 more Tazwaida Imam Masithoh
Cited by: 0

Abstract

Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki dimensi ibadah sekaligus sosial-ekonomi. Dalam konteks modern, zakat tidak hanya dipahami sebagai kewajiban individual, tetapi juga berpotensi menjadi instrumen kebijakan publik dalam menjawab berbagai tantangan kesejahteraan sosial, seperti kemiskinan, ketimpangan ekonomi, dan keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran zakat sebagai ibadah dan instrumen kebijakan publik serta relevansinya dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan normatif dan konseptual, melalui analisis terhadap literatur fikih zakat, regulasi perzakatan, serta kebijakan publik yang berkaitan dengan kesejahteraan sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa zakat memiliki potensi besar dalam mendukung kebijakan negara apabila dikelola secara profesional, transparan, dan terintegrasi dengan sistem kesejahteraan nasional. Optimalisasi pengelolaan zakat dapat memperkuat fungsi redistribusi kekayaan dan mendorong keadilan sosial. Dengan demikian, zakat tidak hanya berfungsi sebagai ibadah spiritual, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam pembangunan kesejahteraan sosial yang berkelanjutan.

Fields of Study & Subjects

Islamic Finance and Banking Studies Religion Society and Development Qur’anic Interpretation Studies

Publication details

Journal / source
Jurnal Multidisiplin West Science
Volume
5
Issue
02
Pages
152–164
Publication date
26 February 2026
Language
ID