Peningkatan Kapasitas Kader dalam Skrining dan Edukasi Risiko Rematik melalui Program KADER AKSI SENDI di Bulusari Banyuwangi

Read full text
Authors: Faradiva Husna Azizah, Jhonathan Rameldo Hutasoit, Diansanto Prayoga
Cited by: 1
References: 3

Abstract

Gangguan sendi dan rematik merupakan masalah kesehatan yang dapat menurunkan kualitas hidup, sedangkan deteksi dini dan edukasi kesehatan di tingkat masyarakat masih terbatas. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kader Posyandu dalam melakukan skrining risiko gangguan sendi dan memberikan edukasi kesehatan melalui Program KADER AKSI SENDI di Desa Bulusari, Kabupaten Banyuwangi. Program melibatkan 16 kader dari delapan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP). Metode yang digunakan adalah community based empowerment melalui koordinasi, pelatihan partisipatif, simulasi skrining, pendampingan, evaluasi, dan perencanaan keberlanjutan. Pengetahuan kader dievaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test sebanyak 12 butir yang telah dikaji dan disetujui oleh bidan desa, pemegang program Prolanis Puskesmas Kelir, dan dosen pembimbing lapangan. Nilai rata-rata pengetahuan kader meningkat dari 84,4 pada pre-test menjadi 98,1 pada post-test. Kader juga mulai menerapkan skrining risiko rematik dan edukasi kesehatan sendi dalam kegiatan Posyandu ILP dengan menggunakan buku saku, leaflet, dan poster. Program KADER AKSI SENDI menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan pengetahuan kader dan mendukung pelaksanaan skrining risiko rematik di Posyandu ILP Desa Bulusari.

Fields of Study & Subjects

Child Development and Education Sports and Physical Education Research Public Health and Nutrition

Publication details

Journal / source
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia
Publisher
Alesha Media Digital
Volume
5
Issue
2
Pages
1711–1719
Publication date
18 May 2026