Trauma Healing Pasca Bencana Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki Pada Peserta Didik Sekolah Menengah

Read full text
Authors: Rosa Mustika Bulor, Stefanus Lio, Wens Nagul
Cited by: 1
References: 8

Abstract

Kecamatan Wulanggitang di Kabupaten Flores Timur terdampak erupsi gunung berapi yang menimbulkan kerusakan sekolah, pengungsian warga, dan trauma psikologis pada peserta didik sehingga mengganggu proses belajar. SMK Negeri 1 dan SMP Negeri 1 Wulanggitang mengalami keterbatasan fasilitas dan peningkatan kecemasan, stres, serta kesulitan mengekspresikan emosi. Untuk mengatasi permasalahan ini, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa program trauma healing yang bertujuan memulihkan stabilitas emosional, meningkatkan rasa aman, optimisme, dan kemampuan adaptasi sosial peserta didik agar pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif. Metode yang digunakan mencakup biblioterapi untuk membantu peserta didik mengenali dan mengekspresikan emosi melalui bacaan reflektif, terapi naratif untuk membangun pemaknaan positif dari pengalaman traumatis, serta play therapy untuk meningkatkan kerja sama, interaksi sosial, dan mengurangi kecemasan melalui permainan terstruktur. Hasil kegiatan menunjukkan penurunan kecemasan, peningkatan ekspresi emosi positif, partisipasi aktif dalam interaksi sosial, dan kesiapan belajar yang lebih baik. Program ini menegaskan pentingnya intervensi psikososial berbasis konteks dan jenjang pendidikan dalam pemulihan pascabencana.

Fields of Study & Subjects

Student Stress and Coping Child Therapy and Development Child Development and Education

Publication details

Journal / source
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia
Publisher
Alesha Media Digital
Volume
5
Issue
1
Pages
626–633
Publication date
28 January 2026