Pemberdayaan Kader Pembuatan Makanan Tambahan Cookies Daun Katuk Ibu Hamil Anemia Upaya Pencegahan Stunting

Read full text
Authors: Mumpuni Intan Pertiwi, Erni Susanty Tahir, Anisa Putri Utami, Ika Restu Kaeksi
Cited by: 0
References: 14

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dan berkaitan erat dengan kondisi gizi ibu hamil, khususnya anemia. Anemia pada ibu hamil berdampak pada pertumbuhan janin dan meningkatkan risiko stunting. Pemanfaatan pangan lokal bergizi, seperti daun katuk (Sauropus androgynus), menjadi salah satu alternatif intervensi gizi yang berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan kader posyandu dalam pembuatan makanan tambahan berupa cookies daun katuk bagi ibu hamil anemia sebagai upaya pencegahan stunting. Metode yang digunakan adalah pengabdian kepada masyarakat dengan pendekatan edukatif dan partisipatif. Kegiatan meliputi koordinasi dengan mitra, penyuluhan tentang anemia dan stunting, pelatihan pembuatan cookies daun katuk, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test pengetahuan kader. Penelitian: Pelaksanaan dilakukan di Posyandu Panca Marga 8, Desa Gumpang, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, dengan melibatkan kader posyandu sebagai peserta utama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader mengenai anemia, gizi ibu hamil, dan manfaat daun katuk. Kader juga mengalami peningkatan keterampilan dalam memproduksi cookies daun katuk yang memiliki potensi sebagai makanan tambahan bagi ibu hamil anemia. Pemberdayaan kader melalui pelatihan pembuatan cookies daun katuk efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu serta berpotensi mendukung upaya pencegahan stunting berbasis pangan lokal.

Fields of Study & Subjects

Public Health and Nutrition Child Nutrition and Water Access Maternal and Neonatal Healthcare

Publication details

Journal / source
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia
Volume
5
Issue
1
Pages
796–800
Publication date
11 February 2026
Language
ID