Hubungan Antara Peran Pendamping Minum Obat (PMO) Dan Motivasi Dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien TB Paru Di UPT Puskesmas Tekung Lumajang

Read full text
Authors: Muhammad Ali Shofyan, Ro'isah, R. Endro Sulistyono, Ana Fitria Nusantara
Cited by: 0

Abstract

Tuberkulosis merupakan salah satu penyakit menular yang membutuhkan pengobatan jangka panjang dan kepatuhan pasien yang tinggi. Kurangnya motivasi dan lemahnya pendampingan selama masa pengobatan dapat menyebabkan ketidakpatuhan pasien, yang berisiko menimbulkan resistensi obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peran Pendamping Minum Obat (PMO) dan motivasi dengan kepatuhan minum obat pada pasien TB di Puskesmas Tekung Lumajang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasi analitik. Sampel berjumlah 35 responden yang diambil dengan teknik Purposive sampling. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki peran PMO dalam kategori sangat baik (65,7%), motivasi tinggi (74,3%), dan tingkat kepatuhan yang patuh (77,1%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara peran PMO dengan kepatuhan (p = 0,000; r = 0,626) dan motivasi dengan kepatuhan (p = 0,000; r = 0,926). Sehingga Temuan ini sesuai dengan teori bahwa faktor eksternal seperti dukungan dari PMO dan faktor internal seperti motivasi sangat mempengaruhi kepatuhan pengobatan TB Paru. Di harapkan intervensi peningkatan kualitas PMO serta upaya memperkuat motivasi pasien melalui edukasi dan dukungan sosial dalam meningkatkan keberhasilan terapi TB Paru

Fields of Study & Subjects

Medication Adherence and Compliance Tuberculosis Research and Epidemiology Pharmacy and Medical Practices

Publication details

Journal / source
Jurnal Keperawatan Bunda Delima
Volume
8
Issue
1
Pages
235–244
Publication date
4 February 2026