Pengaruh Premature Infant Oral Motor Intervention (PIOMI) Terhadap Peningkatan Intake Oral Pada Bayi Prematur Di Ruang Neonatus RSUD Dr. Haryoto Lumajang

Read full text
Authors: Ervina Almeliayanti, Rizka Yunita, Suhari, Ainul Yaqin Salam
Cited by: 0

Abstract

Penyebab utama keterlambatan pemulangan bayi prematur dari rumah sakit adalah kurangnya pemberian makanan secara mandiri. Penyebab bayi prematur mengalami hambatan ini meliputi tonus postural yang tidak memadai, tidak adanya refleks menelan, ketidakmampuan melakukan self-regulation, serta kondisi fisiologis yang tidak stabil. Masalah yang timbul dari keterampilan minum per oral pada bayi prematur menyebabkan pencapaian pemenuhan nutrisi yang tidak optimal. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pengaruh Premature Infant Oral Motor Intervention (PIOMI) Terhadap Peningkatan Intake Oral Bayi Prematur di Ruang Neonatus RSUD Dr. Haryoto Lumajang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Pra-Experiment pendekatan One Group Pretest Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah bayi prematur usia gestasi 32-34 minggu di Ruang Neonatus RSUD Dr. Haryoto Lumajang sebanyak 30 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Pegambilan data menggunakan Lembar observasi. Analisa data menggunakan uji T-Test. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh PIOMI terhadap peningkatan intake oral bayi prematur. Rata-rata intake oral pretest 5.067 dan postest 32,17. Terdapat perbedaan yang signifikan terhadap peningkatan intake oral bayi prematur dengan nilai P= 0.000

Fields of Study & Subjects

Infant Development and Preterm Care Infant Nutrition and Health Neonatal Respiratory Health Research

Publication details

Journal / source
Jurnal Keperawatan Bunda Delima
Volume
8
Issue
1
Pages
245–252
Publication date
4 February 2026