Studi Kasus: Pengaruh Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat terhadap Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi
Abstract
Latar Belakang: Hipertensi adalah kondisi tekanan darah sistolik yang menunjukkan hasil lebih dari 140/90 mmHg. Hipertensi terjadi akibat peningkatan tekanan darah yang menetap di pembuluh arteri. Jahe merah yang mengandung senyawa gingerol yang mempunyai efek memperlebar pembuluh darah (vasodilatasi), merangsang saraf dibagian tubuh yang terolesi kaki untuk mengaktifkan syaraf parasimpatis, sehingga diharapkan dapat melancarkan peredaran darah dan perubahan pada tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah menerapkan terapi rendam kaki air hangat jahe hangat pada pasien hipertensi pre dan post intervensi. Metode: Penelitian dilakukan secara diskriptif studi kasus pada 1(satu) pasien yang mengalami hipertensi, melakukan terapi rendam kaki air hangat jahe selama 3 hari berturut-turut. Jahe merah 50gram digeprek, kemudian direbus dengan suhu air 39°C, merendam kaki sampai batas mata kaki selama 15 menit. Hasil: Terjadi penurunan tekanan darah dari 152/94 mmHg menjadi 130/80 mmHg. Kesimpulan: Terapi rendam kaki dengan air jahe hangat dapat menurunkan tekanan darah sistolik pasien hipertensi, mengurangi edema kaki, menimbulkan respon sitemik yang terjadi melalui vasodilitasi pelebaran pembuluh darah.
Fields of Study & Subjects
Blood Pressure and Hypertension Studies
Complementary and Alternative Medicine Studies
Ginger and Zingiberaceae research
Publication details
- Journal / source
- Jurnal Keperawatan Bunda Delima
- Volume
- 8
- Issue
- 1
- Pages
- 330–335
- Publication date
- 4 February 2026