Hubungan Riwayat Miopia pada Orang Tua Terhadap Derajat Miopia pada Anak di Rumah Sakit Puri Cinere dan Tinjauannya Menurut Islam

Read full text
Authors: Berliana Zulfa Dinniyah, Saskia Nassa Mokoginta, Tri Agus, Ali Ma’sum
Cited by: 0

Abstract

Miopia merupakan gangguan refraksi yang prevalensinya terus meningkat secara global maupun nasional, dan faktor genetik diketahui memiliki peran penting dalam menentukan tingkat keparahan miopia pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara riwayat miopia pada orang tua dengan derajat miopia pada anak yang menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Puri Cinere serta meninjau fenomena ini dari perspektif Islam. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan metode survei kuantitatif melalui kuesioner dan data rekam medis. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria anak berusia 6–18 tahun yang terdiagnosis miopia dan memiliki data riwayat miopia orang tua. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara riwayat miopia pada orang tua dan derajat miopia anak (p < 0,001). Anak yang memiliki kedua orang tua miopia cenderung mengalami miopia sedang hingga berat, sedangkan anak tanpa riwayat genetik dominan mengalami miopia ringan. Dari perspektif Islam, upaya menjaga kesehatan mata dipandang sebagai bentuk tanggung jawab spiritual dan wujud syukur atas nikmat penglihatan. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran faktor keturunan dalam progresi miopia serta perlunya edukasi gaya hidup visual sehat sebagai bentuk ikhtiar medis dan spiritual.

Fields of Study & Subjects

Ophthalmology and Visual Impairment Studies Ergonomics and Musculoskeletal Disorders Ocular Disorders and Treatments

Publication details

Journal / source
Cerdika Jurnal Ilmiah Indonesia
Volume
6
Issue
2
Pages
598–611
Publication date
9 February 2026
Language
ID