'Ashabiyah dan Kekuatan Kolektif: Studi Komparatif antara Pemikiran Ibnu Khaldun dan Realitas Politik Taliban

Read full text
Authors: Nabil Saputra
Cited by: 0
References: 1

Abstract

Pemikiran politik Islam klasik, khususnya konsep 'ashabiyah Ibnu Khaldun, menawarkan kerangka analitis yang relevan untuk memahami dinamika kekuasaan kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi konsep 'ashabiyah Ibnu Khaldun dengan realitas politik Taliban sebagai kelompok yang berhasil membangun dan mempertahankan kekuasaan di Afghanistan. Melalui studi literatur, penelitian ini menelaah pemikiran Ibnu Khaldun mengenai solidaritas kelompok sebagai fondasi berdirinya negara, kemudian membandingkannya dengan karakteristik kekuatan kolektif Taliban sejak kemunculannya hingga keberhasilannya kembali menguasai Afghanistan pada 2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis komparatif, membandingkan konsep teoretis 'ashabiyah dengan data historis dan politik perkembangan Taliban. Sumber data primer meliputi karya Muqaddimah Ibnu Khaldun, sementara sumber sekunder terdiri dari literatur akademik tentang politik Afghanistan dan gerakan Taliban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 'ashabiyah Taliban terbentuk melalui ikatan keagamaan, kepemimpinan kharismatik, serta pola hidup sederhana yang memperkuat kohesi internal, selaras dengan teori Ibnu Khaldun. Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa dinamika konflik modern, terutama ketimpangan teknologi militer dan pengaruh geopolitik global, menghadirkan faktor-faktor baru yang tidak sepenuhnya tercakup dalam teori klasik Ibnu Khaldun. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa konsep 'ashabiyah tetap relevan, tetapi perlu diperkaya dengan perspektif kontemporer untuk memahami realitas politik masa kini secara lebih komprehensif

Fields of Study & Subjects

Politics and Conflicts in Afghanistan Pakistan and Middle East Islamic Studies and History Terrorism Counterterrorism and Political Violence

Publication details

Journal / source
Cerdika Jurnal Ilmiah Indonesia
Volume
6
Issue
3
Pages
817–823
Publication date
3 March 2026
Language
ID