Hubungan Riwayat Pernikahan Dini dengan Pengabaian Hak Ekonomi Wanita di Wilayah Kerja Puskesmas Jatibanteng Kabupaten Situbondo
Abstract
Pernikahan dini merupakan permasalahan sosial yang masih sering terjadi di berbagai wilayah, terutama daerah pedesaan yang memiliki tingkat pendidikan yang rendah dan keterbatasan kemampuan ekonominya termasuk di wilayah kerja Puskesmas Jatibanteng Kabupaten Situbondo. Pernikahan pada usia di bawah 19 tahun dapat berdampak pada berbagai aspek kehidupan bagi perempuan, salah satunya adalah pengabaian terhadap hak ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara riwayat pernikahan dini dengan pengabaian hak ekonomi wanita di wilayah kerja Puskesmas Jatibanteng Kabupaten Situbondo dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan metode cross-sectional. Sebanyak 31 responden wanita dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner tertutup yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki riwayat pernikahan dini mengalami pengabaian hak ekonomi. Seluruh responden yang menikah dini sebagian besar mengalami pengabaian hak ekonomi wanita sebanyak 80,6%, sedangkan mereka yang menikah pada usia ?19 tahun cenderung tidak mengalami pengabaian hak ekonomi. Berdasarkan uji statistik chi-square, diketahui bahwa nilai p = 0,002 dengan ?
Fields of Study & Subjects
Marriage and Family Dynamics
Gender and Women's Rights
Adolescent Health and Behaviors
Publication details
- Journal / source
- Journal of Comprehensive Science (JCS)
- Volume
- 5
- Issue
- 1
- Pages
- 94–106
- Publication date
- 10 January 2026