Pengaruh Pemberian Sayur Daun Kelor Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri Dengan Anemia Ringan di Pondok Pesantren Al-Barokah

Read full text
Authors: Husna Husna, Siti Khotimah, Zahrotun Niswah SF
Cited by: 0
References: 6

Abstract

Anemia merupakan kondisi yang sering dialami oleh remaja putri, terutama akibat meningkatnya kebutuhan zat besi selama masa pertumbuhan. Menstruasi bulanan serta kecenderungan membatasi asupan makanan seperti diet vegetarian demi menjaga penampilan, dapat memperburuk risiko terjadinya anemia. Konsumsi sayur daun kelor (Moringa oleifera), yang kaya zat besi, vitamin A, vitamin C dan senyawa bioaktif lainnya, merupakan salah satu cara alami yang berpotensi meningkatkan kadar hemoglobin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian sayur daun kelor terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri dengan anemia ringan di Pondok Pesantren Al Barokah tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test post-test. Sebanyak 15 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Perlakuan berupa konsumsi sayur daun kelor diberikan selama 14 hari. Pemeriksaan kadar hemoglobin dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan menggunakan alat Easy Touch dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar hemoglobin meningkat dari rata-rata 11,40 g/dL menjadi 12,26 g/dL, dengan nilai signifikansi p = 0,007 (p < 0,05) Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian sayur daun kelor berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri dengan anemia ringan.

Fields of Study & Subjects

Moringa oleifera research and applications Iron Metabolism and Disorders Public Health and Nutrition

Publication details

Journal / source
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Volume
6
Issue
2
Pages
970–977
Publication date
5 March 2026
Language
ID