Fenomena Representasi Visual Identitas Fesyen Dangdut di Media Sosial: Analisis Instagram @isdadahlia dan @cadburylemonade
Abstract
Penelitian ini membahas representasi visual identitas fesyen dangdut melalui analisis unggahan Instagram @isdadahlia dan @cadburylemonade. Media sosial, khususnya Instagram, berperan penting dalam pembentukan identitas visual di era digital, termasuk dalam ranah budaya populer seperti musik dangdut. Dalam konteks ini, fashion tidak hanya menjadi elemen estetika, tetapi juga sarana komunikasi visual yang memuat pesan identitas, kelas sosial, dan ekspresi budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes untuk mengungkap tiga lapisan makna: denotatif, konotatif, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun @isdadahlia menampilkan fesyen dangdut yang glamor, elegan, dan profesional, memperkuat citra sebagai penyanyi senior dengan otoritas dalam industri hiburan. Sebaliknya, akun @cadburylemonade menyuguhkan gaya yang eksperimental, teatrikal, dan dipengaruhi budaya pop yang merepresentasikan kebebasan berekspresi serta inklusivitas dalam berbusana. Perbandingan ini menunjukkan adanya pergeseran makna dalam fesyen dangdut, dari simbol identitas profesi yang mapan menjadi bentuk ekspresi diri yang cair dan dinamis. Simbol-simbol visual yang dibagikan di media sosial membentuk mitos baru yang mempengaruhi cara publik memahami konstruksi identitas, nilai-nilai budaya, serta citra diri saat ini. Temuan ini menegaskan bahwa representasi fesyen dangdut di media sosial juga sebagai narasi sosial budaya yang terus berkembang.
Fields of Study & Subjects
Fashion and Cultural Textiles
Cultural and Historical Studies
Semiotics and Representation Studies
Publication details
- Journal / source
- Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi
- Volume
- 5
- Issue
- 1
- Pages
- 176–202
- Publication date
- 14 January 2026