Pengungkapan Diri Gen Z dalam “Komunitas Marah Marah” di Twitter
Abstract
Penelitian ini mengkaji praktik pengungkapan diri (self disclosure), yaitu pengungkapan informasi pribadi kepada orang lain, yang dilakukan oleh Generasi Z melalui komunitas marah marah di media sosial Twitter. Meningkatnya keterbukaan emosional dan penggunaan bahasa yang intens menjadi latar belakang penelitian ini. Tujuan penelitian adalah memahami bentuk-bentuk pengungkapan diri yang muncul serta faktor-faktor yang memengaruhinya, seperti kepribadian, gender, topik unggahan, anonimitas media, dan lingkungan sosial. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara mendalam dan dokumentasi unggahan informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas marah marah berperan sebagai ruang alternatif bagi Gen Z untuk mengekspresikan pengalaman pribadi dan emosi secara anonim. Anonimitas media sosial memberikan rasa aman dalam mengungkapkan topik-topik sensitif, terutama bagi individu dengan kepribadian introvert. Kurangnya dukungan di dunia nyata juga mendorong mereka mencari validasi, empati, dan solusi melalui komunitas daring. Komunitas ini berfungsi sebagai ruang aman yang memungkinkan Gen Z mengungkapkan diri dengan lebih bebas tanpa tekanan norma sosial.
Fields of Study & Subjects
Impact of Technology on Adolescents
Mental Health via Writing
Media and Digital Communication
Publication details
- Journal / source
- Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi
- Volume
- 5
- Issue
- 1
- Pages
- 162–175
- Publication date
- 14 January 2026