Pengungkapan Diri Gen Z dalam “Komunitas Marah Marah” di Twitter

Read full text
Authors: Noviana Safira, Sumardjijati Sumardjijati
Cited by: 0

Abstract

Penelitian ini mengkaji praktik pengungkapan diri (self disclosure), yaitu pengungkapan informasi pribadi kepada orang lain, yang dilakukan oleh Generasi Z melalui komunitas marah marah di media sosial Twitter. Meningkatnya keterbukaan emosional dan penggunaan bahasa yang intens menjadi latar belakang penelitian ini. Tujuan penelitian adalah memahami bentuk-bentuk pengungkapan diri yang muncul serta faktor-faktor yang memengaruhinya, seperti kepribadian, gender, topik unggahan, anonimitas media, dan lingkungan sosial. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara mendalam dan dokumentasi unggahan informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas marah marah berperan sebagai ruang alternatif bagi Gen Z untuk mengekspresikan pengalaman pribadi dan emosi secara anonim. Anonimitas media sosial memberikan rasa aman dalam mengungkapkan topik-topik sensitif, terutama bagi individu dengan kepribadian introvert. Kurangnya dukungan di dunia nyata juga mendorong mereka mencari validasi, empati, dan solusi melalui komunitas daring. Komunitas ini berfungsi sebagai ruang aman yang memungkinkan Gen Z mengungkapkan diri dengan lebih bebas tanpa tekanan norma sosial.

Fields of Study & Subjects

Impact of Technology on Adolescents Mental Health via Writing Media and Digital Communication

Publication details

Journal / source
Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi
Volume
5
Issue
1
Pages
162–175
Publication date
14 January 2026