Nilai-Nilai Epistemologi Keaswajaan dalam Pembiasaan Khidmah Santri di Pondok Pesantren Mansyaul Ulum

Read full text
Authors: Juwairiyah Juwairiyah, Kurnia Indrianti, Muhammad Farhus Sururi, M. Taufik Rohman
Cited by: 0

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai-nilai epistemologi keaswajaan dalam pembiasaan khidmah santri di Pondok Pesantren Mansyaul Ulum. Tradisi khidmah dipandang bukan sekadar aktivitas sosial, tetapi sebagai jalan epistemologis khas Ahlussunnah wal Jama’ah dalam memperoleh ilmu yang barokah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologis, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pengasuh, ustadzah, santri aktif, serta alumni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai keaswajaan seperti tawadhu’, ta’dzim, ikhlas, dan tawazun terinternalisasi melalui sistem khidmah, pembelajaran kitab Ta’lim al-Muta’allim, dan keteladanan pengasuh. Tradisi ini melahirkan karakter santri yang beradab, rendah hati, dan berjiwa pengabdian, sehingga ilmu yang diperoleh tidak hanya bersifat kognitif, tetapi juga membawa keberkahan dan manfaat sosial. Dengan demikian, khidmah menjadi manifestasi nyata epistemologi keaswajaan yang menegaskan bahwa adab dan keikhlasan merupakan fondasi utama dalam memperoleh ilmu sejati.

Fields of Study & Subjects

Education and Islamic Studies Education and Character Development Islamic Thought and Society Studies

Publication details

Journal / source
Jurnal Miftahul Ilmi Jurnal Pendidikan Agama Islam
Volume
3
Issue
1
Pages
27–43
Publication date
12 January 2026