Hubungan Self Efficacy dan Perceived Barriers dengan Perilaku Merokok di Desa Duren Kabupaten Blitar

Read full text
Authors: Dera Nur Permatasari, Hanim Mufarokhah, Aloysia Ispriantari
Cited by: 0

Abstract

Latar Belakang: Perilaku merokok masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia, khususnya di kalangan dewasa muda. Faktor psikologis seperti self efficacy dan perceived barriers diduga berperan dalam mempertahankan kebiasaan merokok. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan antara self efficacy dengan perilaku merokok dan hubungan perceived barriers dengan perilaku merokok di Desa Duren, Kabupaten Blitar. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 105 orang dewasa muda perokok aktif usia 26-35 tahun, dipilih dengan teknik proporsionate stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Self efficacy Scale, Perceived barriers Scale, dan Smoking Behavioral Questionnaire (GN-SBQ). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman dengan signifikasi α =

Fields of Study & Subjects

Smoking Behavior and Cessation Behavioral Health and Interventions Substance Abuse Treatment and Outcomes

Publication details

Journal / source
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer
Volume
6
Issue
1
Pages
1–12
Publication date
30 January 2026