Geometri pada Arsitektur Rumah Adat Sasak

Read full text
Authors: Ulya Ulhimami, Elsa Fazila, Siti Nurhaliza, Muhammad Turmuzi, Dita Oktavihari
Cited by: 1

Abstract

Rumah adat Bale Tani yang terletak di Desa Sade, Lombok Tengah, merupakan cerminan budaya Masyarakat Sasak yang kaya akan nilai-nilai tradisional dan filosofi kehidupan. Namun, potensi bangunan ini dalam konteks Pendidikan matematika, khususnya pada aspek geometri, masih belum banyak dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk-bentuk geometri yang terdapat dalam arsitektur rumah adat Bale Tani, menganalisis prinsip proporsi dan kesebangunan yang diterapkan, serta memahami makna simbolik dari unsur-unsur geometris dalam rumah adat tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bale Tani memiliki berbagai unsur geometri baik dari segi struktur maupun simbolik. Pola kesebangunan, kesimetrian, dan proporsi tampak pada bentuk atap, susunan dinding, dan pola ornamen bangunan. Masyarakat Sasak menerapkan prinsip-prinsip tersebut secara turun-temurun tanpa Pendidikan formal dalam matematika, melainkan melalui praktik budaya yang diwariskan. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa rumah adat Bale Tani memiliki potensi besar sebagai sumber belajar matematika kontekstual melalui pendekatan etnomatematika. Pemanfaatan budaya lokal dalam pembelajaran dapat memperkaya pengalaman belajar siswa serta mendorong warisana budaya secara edukatif.

Fields of Study & Subjects

Architectural and Urban Studies Mathematics Education and Pedagogy Cultural and Artistic Studies

Publication details

Journal / source
EDUPEDIKA Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher
Yayasan Pelita Nusa Tenggara
Volume
5
Issue
1
Pages
158–167
Publication date
27 February 2026