Peningkatan Peran Ibu Rumah Tangga Dalam Deteksi Dini Dan Pencegahan Sindrom Metabolik
Abstract
Sindrom metabolik merupakan kumpulan faktor risiko metabolik yang secara signifikan meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami penyakit jantung koroner, diabetes melitus tipe 2, dan komplikasi metabolik lainnya. Kondisi ini ditandai oleh obesitas sentral, peningkatan tekanan darah, hiperglikemia, kadar trigliserida tinggi, dan penurunan kolesterol tipe High Density Lipoprotein (HDL). Di Indonesia, prevalensi sindrom metabolik terus meningkat, termasuk di wilayah pedesaan seperti Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan ibu rumah tangga dalam melakukan deteksi dini dan pencegahan sindrom metabolik melalui pendekatan partisipatif berbasis komunitas. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan, sosialisasi, edukasi, pelatihan pemeriksaan kesehatan sederhana, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan dengan metode pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta tentang pencegahan dan deteksi dini sindrom metabolik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman ibu rumah tangga mengenai faktor risiko dan cara pencegahan sindrom metabolik. Pengabdian ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif partisipatif mampu memberdayakan ibu rumah tangga sebagai agen perubahan dalam pencegahan penyakit tidak menular di tingkat keluarga dan masyarakat.
Fields of Study & Subjects
Public Health and Nutrition
Diabetes
Cardiovascular Risks
and Lipoproteins
Health Promotion and Cardiovascular Prevention
Publication details
- Journal / source
- KOMUNITA Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
- Volume
- 5
- Issue
- 1
- Pages
- 152–159
- Publication date
- 4 February 2026
- Language
- ID