Pengaruh Persepsi Risiko Dan Manfaat Terhadap Penerimaan Teknologi Kecerdasan Buatan (AI) Oleh Masyarakat.
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji secara empiris pengaruh persepsi risiko dan persepsi manfaat terhadap penerimaan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) oleh masyarakat. Adopsi AI yang meluas sangat bergantung pada bagaimana masyarakat menyeimbangkan antara potensi keuntungan dan kekhawatiran yang timbul. Menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini menerapkan survei terstruktur pada populasi masyarakat umum yang telah berinteraksi dengan atau memahami teknologi AI. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji hipotesis mengenai hubungan kausal antara variabel. yaitu persepsi risiko (meliputi privasi, keamanan data, dan dampak sosial) dan persepsi manfaat (meliputi efisiensi, inovasi, dan kemudahan), diukur pengaruhnya terhadap variabel dependen, yaitu niat penerimaan AI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi manfaat terbukti memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap penerimaan AI, menegaskan bahwa keyakinan masyarakat terhadap potensi positif AI mendorong adopsi. Sebaliknya, persepsi risiko juga ditemukan memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap penerimaan, mengindikasikan bahwa kekhawatiran yang tinggi bertindak sebagai penghambat utama adopsi. bahwa upaya peningkatan penerimaan AI harus fokus pada amplifikasi pemahaman manfaat sekaligus implementasi mekanisme mitigasi yang transparan untuk mengatasi kekhawatiran risiko. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pembuat kebijakan dan pengembang teknologi dalam merancang strategi komunikasi dan regulasi yang mempromosikan adopsi AI yang etis dan bertanggung jawab.
Fields of Study & Subjects
Health
Technology
Consumer Behavior
Financial Literacy and Behavior
Islamic Finance and Communication
Publication details
- Journal / source
- Figshare
- Publication date
- 3 January 2026