Implementasi Pembangunan Flyover Aloha Sebagai Penanganan Kemacetan Mobilitas Publik

Read full text
Authors: Betharia Sabrina Augustisya, Singgih Manggalou
Cited by: 0

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk serta tingginya intensitas mobilitas harian di kawasan Gerbangkertosusila menjadikan titik Aloha–Waru sebagai salah satu simpul kemacetan paling signifikan di Jawa Timur. Menjawab permasalahan tersebut, pemerintah membangun Flyover Aloha sebagai bagian dari proyek strategis nasional berdasarkan Perpres No. 80 Tahun 2019 (n.d.). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan pembangunan Flyover Aloha serta menganalisis kontribusinya terhadap kelancaran mobilitas publik. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan, wawancara dengan PPK 3.4, Satker PJN III Jawa Timur, dan masyarakat pengguna jalan, serta pengumpulan data sekunder dari Badan Pusat Statistik dan penelitian terdahulu. Analisis dilakukan menggunakan model Miles B et al. (2014). Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembangunan flyover berjalan efektif melalui pemenuhan standar teknis Bina Marga 2018, ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten, dukungan struktur organisasi pelaksana, serta komunikasi antarinstansi yang koordinatif. Lingkungan eksternal juga memberikan pengaruh positif, masyarakat merasakan pengurangan waktu tempuh, peningkatan kenyamanan berkendara, dan efisiensi biaya transportasi. Kesimpulan penelitian ini, pembangunan Flyover Aloha terbukti memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran lalu lintas dan mendukung produktivitas masyarakat, sehingga dapat dinilai sebagai kebijakan yang berhasil menjawab permasalahan kemacetan di kawasan tersebut.

Fields of Study & Subjects

Public Administration in Developing Nations Transportation Systems and Logistics Public Policy and Administration Research

Publication details

Journal / source
Future Academia The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced
Volume
4
Issue
1
Pages
370–384
Publication date
6 February 2026