Konflik Fandom dalam Ruang Publik Digital: Analisis Diskursus Netizen pada Tayangan YouTube Metro TV tentang Seablings dan K-netz

Read full text
Authors: Desti Ariani, Triyanto
Cited by: 0

Abstract

Penelitian ini menganalisis diskursus netizen terkait konflik antara Seablings dan K-netz dalam kolom komentar pada tayangan YouTube Metro TV yang diunggah pada 17 Februari 2026. Perkembangan media digital telah mengubah platform daring menjadi ruang di mana percakapan publik dan pembentukan opini masyarakat berlangsung secara terbuka. Dalam konteks budaya populer, ruang digital sering menjadi arena interaksi sekaligus konflik antar komunitas penggemar (fandom). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode netnografi untuk menganalisis 1.136 komentar netizen yang muncul dalam kolom komentar video tersebut. Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola diskursus yang muncul dalam respons publik terhadap konflik yang diberitakan. Hasil penelitian menunjukkan empat pola diskursus utama, yaitu komentar opini umum (67,4%), seruan boikot terhadap Korea Selatan (24,5%), kritik terhadap K-netz (5,6%), serta pembelaan terhadap komunitas fandom (2,3%). Temuan ini menunjukkan bahwa kolom komentar YouTube berfungsi sebagai ruang publik digital di mana opini publik, solidaritas fandom, serta kontestasi wacana terbentuk melalui interaksi netizen di media sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami bagaimana konflik fandom dimaknai dan dinegosiasikan oleh netizen dalam dinamika diskursus publik digital.

Fields of Study & Subjects

Asian Culture and Media Studies Media and Digital Communication Media Discourse and Social Analysis

Publication details

Journal / source
Mikhayla.
Volume
3
Issue
1
Pages
20–27
Publication date
15 January 2026
Language
ID