Hubungan Pola Konsumsi Junk Food Dengan Kejadian Gastritis Di SMK Karsa Mulya Palangka Raya
Abstract
Latar Belakang: Gastritis merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami remaja, terutama akibat pola konsumsi makanan yang tidak sehat. Salah satu faktor risiko utama adalah kebiasaan mengonsumsi junk food yang tinggi lemak, kalori, garam, dan gula, namun rendah serat serta miskin nutrisi. Kondisi ini dapat memicu gejala seperti nyeri ulu hati, mual, muntah, dan perut kembung. Fenomena tersebut juga ditemukan pada siswa SMK Karsa Mulya Palangka Raya, di mana banyak remaja terbiasa mengonsumsi junk food sehingga meningkatkan risiko gastritis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola konsumsi junk food dengan kejadian gastritis pada siswa di SMK Karsa Mulya Palangka Raya. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan korelasional crosssectional. Sampel berjumlah 93 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pola konsumsi junk food dan kuesioner kejadian gastritis. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil: Mayoritas responden sering mengonsumsi junk food sebanyak 63 siswa (68%), sedangkan 30 siswa (32%) jarang mengonsumsi. Sebanyak 47 siswa (50%) mengalami gastritis dan 46 siswa (50%) tidak mengalami gastritis. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,017 (
Fields of Study & Subjects
Methodologies in Health Research and Practice
Corporate Social Responsibility Disclosure
Public Health and Nutrition
Publication details
- Journal / source
- Borneo Nursing Journal (BNJ)
- Volume
- 8
- Issue
- 1
- Pages
- 2332–2338
- Publication date
- 9 January 2026