Faktor Maternal Yang Mempengaruhi Kejadian BBLR Di RSKIA Sadewa Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta

Read full text
Authors: Adinda Helminiya Putri, Nurul Kurniati, Fayakun Nur Rohmah
Cited by: 0

Abstract

Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu indikator utama kesehatan neonatal dan berkontribusi signifikan terhadap Angka Kematian Bayi (AKB). BBLR dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama faktor maternal seperti usia kehamilan, paritas, status gizi, dan tingkat pendidikan ibu. Data di RSKIA Sadewa Sleman menunjukkan peningkatan kasus BBLR dari tahun ke tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia kehamilan, paritas, status gizi, dan pendidikan ibu dengan kejadian BBLR di RSKIA Sadewa, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan case control. Sampel terdiri dari 192 responden yang dibagi dalam kelompok kasus (ibu dengan bayi BBLR) dan kontrol (ibu dengan bayi BBLN) dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Sumber data menggunakan data sekunder yaitu rekam medik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara usia kehamilan (p=0,000), paritas (p=0,000), status gizi (p=0,000), dan pendidikan ibu (p=0,000) dengan kejadian BBLR. Kesimpulan: Usia kehamilan, paritas, status gizi dan pendidikan ibu merupakan faktor maternal yang berisiko signifikan terhadap kejadian BBLR. Upaya promotif dan preventif perlu difokuskan pada pemantauan usia kehamilan, edukasi tentang paritas ideal, pemenuhan status gizi selama kehamilan dan pemberian informasi sesuai dengan tingkat pendidikan.

Fields of Study & Subjects

Maternal and Neonatal Healthcare Global Maternal and Child Health Public Health and Nutrition

Publication details

Journal / source
Borneo Nursing Journal (BNJ)
Volume
8
Issue
1
Pages
2707–2718
Publication date
17 January 2026