Hubungan Faktor-Faktor Dengan Pemberian Susu Formula Pada Bayi Usia 0–6 Bulan Di Desa Taman Mekar Tahun 2025
Abstract
Pemberian susu formula pada bayi usia 0–6 bulan masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan. Meskipun WHO dan Kementerian Kesehatan RI merekomendasikan pemberian ASI eksklusif, kenyataannya masih banyak ibu yang memberikan susu formula karena dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti pengetahuan, pendidikan, pekerjaan, serta dukungan keluarga dan tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian susu formula pada bayi usia 0–6 bulan di Desa Taman Mekar, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang Tahun 2025. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian meliputi seluruh ibu yang memiliki bayi usia 6–12 bulan sebanyak 100 orang, dengan sampel 50 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu (p = 0,018) dan dukungan keluarga (p = 0,030) dengan pemberian susu formula, sedangkan pendidikan ibu (p = 0,612), pekerjaan ibu (p = 0,416), dan dukungan tenaga kesehatan (p = 0,222) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Hasil ini menunjukkan bahwa semakin baik pengetahuan ibu dan semakin kuat dukungan keluarga, maka semakin besar peluang keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Disarankan agar Puskesmas dan kader kesehatan meningkatkan kegiatan penyuluhan, pendampingan, serta edukasi kepada keluarga untuk memperkuat dukungan terhadap ibu dalam pemberian ASI eksklusif.
Fields of Study & Subjects
Breastfeeding Practices and Influences
Public Health and Nutrition
Infant Nutrition and Health
Publication details
- Journal / source
- Borneo Nursing Journal (BNJ)
- Volume
- 8
- Issue
- 1
- Pages
- 2633–2643
- Publication date
- 15 January 2026