Pemanfaatan Pangan Lokal Jantung Pisang Kepok Dalam Peningkatan Produksi ASI

Read full text
Authors: Sri Heryani, Yudita Ingga Hindiarti, Kurniati Devi Purnamasari, Anisa Puspitasari
Cited by: 0

Abstract

Pemberian ASI eksklusif masih menjadi tantangan di Indonesia dan dipengaruhi oleh produksi ASI serta pengetahuan ibu. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa jantung pisang kepok, sebagai sumber pangan lokal yang kaya vitamin, mineral, dan senyawa lactogogum, berpotensi meningkatkan produksi ASI melalui stimulasi hormon prolaktin dan oksitosin. Literature review ini bertujuan mengidentifikasi bukti ilmiah mengenai efektivitas olahan jantung pisang kepok terhadap produksi ASI serta peran edukasi dalam meningkatkan praktik menyusui. Metode peninjauan dilakukan dengan menelaah artikel penelitian nasional yang relevan, termasuk studi quasi-eksperimen dan program pengabdian masyarakat yang mengevaluasi konsumsi olahan jantung pisang kepok serta edukasi pada ibu menyusui. Hasil peninjauan menunjukkan konsistensi temuan bahwa konsumsi jantung pisang kepok, baik dalam bentuk sayur maupun nugget, berkontribusi pada peningkatan produksi ASI, sementara kegiatan edukasi terbukti meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu terkait praktik menyusui. Meskipun demikian, sebagian besar penelitian memiliki keterbatasan berupa ukuran sampel kecil, durasi intervensi pendek, dan metodologi yang belum homogen, sehingga menyebabkan variasi hasil. Literatur juga menunjukkan bahwa faktor sosial budaya dan dukungan keluarga masih menjadi kendala dalam keberhasilan ASI eksklusif. Secara keseluruhan, jantung pisang kepok berpotensi sebagai intervensi lokal yang murah, aman, dan mudah diakses untuk membantu produksi ASI, namun dibutuhkan penelitian dengan desain lebih kuat dan sampel lebih besar untuk memastikan efektivitasnya.

Fields of Study & Subjects

Breastfeeding Practices and Influences Public Health and Nutrition Infant Nutrition and Health

Publication details

Journal / source
Borneo Nursing Journal (BNJ)
Volume
8
Issue
1
Pages
2570–2575
Publication date
15 January 2026