Faktor-Faktor yang Memengaruhi Prokrastinasi Akademik dalam Pengerjaan Skripsi pada Mahasiswa Keperawatan

Read full text
Authors: Dhea Annisa Savitri, Tesha Hestyana Sari, Jumaini
Cited by: 0

Abstract

Prokrastinasi akademik merupakan perilaku menunda tugas, termasuk penyusunan skripsi, dan banyak dialami mahasiswa tingkat akhir. Survei awal di Fakultas Keperawatan Universitas Riau memperlihatkansebagian besar responden berpotensi mengalami prokrastinasi. Beberapa faktor yang diduga berperan adalah kontrol diri, self efficacy, serta kemampuan mengatur waktu. Penelitian ini mempergunakan pendekatan kuantitatif melalui desainnya berupa deskriptif korelasional dan metode cross-sectional.Sebanyak 168 mahasiswa dijadikan sampel dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian mempergunakan kuesioner prokrastinasi akademik, kuesioner kontrol diri, kuesioner self efficacy dan kuesioner manajemen waktu yang sudah diujikanvaliditas dan reliabilitasnya. Data dianalisis mempergunakan pengujian chi square. Penelitian ini menemukan bahwa kebanyakan mahasiswa mengalami prokrastinasi pada kategori sedang (54,2%), kontrol diri sedang (48,8%), self efficacy rendah (42,3%) dan manajemen waktu rendah (35,7%). Hasil penelitian memperlihatkan adanya hubungan signifikan antara kontrol diri dengan prokrastinasi akademik (0,000), self efficacy dengan prokrastinasi akademik (0,023), manajemen waktu dengan prokrastinasi akademik (0,017). Makin rendah kontrol diri, self efficacy dan manajemen waktu, maka tingkat prokrastinasi akademikdalam pengerjaan skripsi makin tinggi. Disarankan mahasiswa dapat meningkatkan keteraturan dalamkegiatan akademik dengan menerapkan pengelolaanwaktu yang lebih efektif serta penerapan disiplinbelajar, sehingga kecenderungan prokrastinasi dalampenyelesaian skripsi dapat berkurang.

Fields of Study & Subjects

Perfectionism Procrastination Anxiety Studies Student Stress and Coping Educational Outcomes and Influences

Publication details

Journal / source
Borneo Nursing Journal (BNJ)
Volume
8
Issue
2
Pages
187–196
Publication date
13 February 2026
Language
ID