Peningkatan Kemampuan Kognitif Anggota PMR MTS Terpadu Ar-Roihan Lawang Melalui Pelatihan Rawat Luka Terbuka Metode Drill And Practice

Read full text
Authors: Ulil Absar Ramadhan, Bayu Budi Laksono, Riki Ristanto
Cited by: 0

Abstract

Latar belakang: Kemampuan kognitif remaja dalam memberikan pertolongan pertama, khususnya perawatan luka terbuka, masih tergolong rendah dan memerlukan metode pelatihan yang efektif. Metode Drill and Practice merupakan pendekatan pembelajaran berbasis latihan berulang yang dapat meningkatkan pemahaman dan ketepatan dalam tindakan klinis. Tujuan: Mengetahui pengaruh pelatihan perawatan luka terbuka dengan Metode Drill and Practice terhadap kemampuan kognitif anggota Palang Merah Remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan desain One Group Pretest–Posttest, melibatkan 30 responden anggota PMR yang dipilih dengan teknik total sampling. Instrumen berupa tes tulis 25 soal pilihan ganda. Analisis yang digunakan meliputi uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk dan uji Paired Sample t-Test. Hasil: Nilai rata-rata pre-test 13,53 meningkat menjadi 17,00 pada post-test. Sebelum pelatihan, sebagian besar responden berada pada kategori cukup (50,0%) dan kurang (46,7%). Setelah pelatihan, kemampuan kognitif meningkat menjadi cukup (53,3%) dan baik (43,3%). Uji Paired Sample t-Test menunjukkan t = –4,089, df = 29, p < 0,001, yang berarti terdapat peningkatan signifikan setelah pelatihan. Simpulan: Pelatihan rawat luka terbuka dengan metode Drill and Practice berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kemampuan kognitif anggota PMR.

Fields of Study & Subjects

Innovations in Medical Education Emergency Medicine Education and Research Cardiac Arrest and Resuscitation

Publication details

Journal / source
Borneo Nursing Journal (BNJ)
Volume
8
Issue
2
Pages
302–308
Publication date
15 February 2026
Language
ID