Menerima ‘Yang Lain’

Read full text
Authors: Gabriel Junior Ell
Cited by: 0
References: 2

Abstract

Masyarakat multikultural sering dihadapkan pada tantangan seperti konflik antarkelompok, intoleransi, dan ketidakadilan sosial, yang muncul akibat ketidakmampuan menerima perbedaan. Toleransi, sebagai “kebajikan kewarganegaraan,” menjadi kunci untuk menjaga harmoni sosial. Artikel ini bertujuan menjelaskan relevansi konsep fenomenologi pemberian (givenness) Jean-Luc Marion dalam memahami toleransi. Melalui studi literatur dan analisis filosofis, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana konsep givenness yang menekankan penerimaan tanpa syarat terhadap “yang lain” (the other) dapat menjadi kerangka filosofis untuk menerima perbedaan dan membangun toleransi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip givenness mendorong sikap rendah hati, keterbukaan, dan penghormatan terhadap keberagaman, yang menjadi fondasi bagi toleransi dan kebajikan kewarganegaraan. Namun, penerapan konsep ini menghadapi tantangan dalam mengatasi ketidakadilan struktural. Artikel ini menawarkan pemikiran Marion sebagai dasar untuk mengembangkan sikap toleransi dalam masyarakat multikultural, menciptakan kehidupan bersama yang inklusif, harmonis, dan berkeadilan.

Fields of Study & Subjects

Philosophy Ethics and Existentialism Philosophical and Historical Studies Political Philosophy and Ethics

Publication details

Journal / source
Logos Jurnal Pendidikan Katekese dan Pastoral
Volume
13
Issue
2
Publication date
28 February 2026
Language
ID