KEHIDUPAN YANG BERAKAR PADA IMAN DAN PELAYANAN

Read full text
Authors: Yosefina Elsawati Ume Betan, Natalia Tewo Huler, Nelci Halla
Cited by: 0

Abstract

Tujuan dari peziarahan setiap manusia adalah beristirahat dalam Allah, sehinga tidak ada satupun kekayaan material di dunia ini yang sanggup memberikan kepuasan yang abadi kepada manusia selain Allah sendiri. Kehidupan manusia seringkali dihadapkan pada tantangan materialistis yang berisiko mengaburkan keberadaan yang lebih dalam. Kehidupan ini dipahami bukan sebagai pemenuhan kewajiban eksternal semata, melainkan sebagai manifestasi cinta yang tulus dan sukarela. Penelitian ini mengkaji konsep kehidupan yang berakar pada iman yang teguh dan pelayanan yang nyata. Iman disini menuntut ekspresi konkret dalam kehidupan sehari-hari, sebagaimana ditegaskan dalam prinsip “Iman tanpa perbuatan pada hakikatnya mati”. Aspek pelayanan menjadi bukti nyata dari iman yang hidup, dimana setiap individu didorong oleh kasih untuk menolong sesama yang membutuhkan. Kehidupan yang berakar pada iman dan pelayanan adalah kehidupan yang terintegrasi dimana iman dan pelayanan saling menguatkan. Fondasi iman yang kuat memungkinkan individu yang tetap teguh menghadapi tantangan hidup sementara semangat pelayanan mengubah keyakinan menjadi dampak sosial yang nyata, menjadikan individu sebagai agen transformasi yang membawa nilai-nilai positif ke dalam masyarakat.

Fields of Study & Subjects

Contemporary Christian Leadership and Education Religious and Theological Studies Christian Theology and Mission

Publication details

Journal / source
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE)
Volume
2
Issue
1
Pages
1040–1048
Publication date
31 January 2026
Language
ID