Penanaman Mangrove sebagai Upaya Mitigasi Abrasi Pantai dan Penguatan Kepedulian Lingkungan Masyarakat di Kabupaten Kulon Progo
Abstract
Abrasi pantai merupakan persoalan lingkungan yang terus meningkat di berbagai wilayah pesisir Indonesia akibat dinamika gelombang, perubahan tata guna lahan, dan degradasi ekosistem pelindung alami. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mendukung upaya mitigasi abrasi pantai sekaligus memperkuat kepedulian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove secara partisipatif yang melibatkan mahasiswa dan pemangku kepentingan lokal. Kegiatan dilaksanakan di Pondok Edukasi Mangrove Wana Tirta Pasir Mendit, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 11 Oktober 2025. Metode pelaksanaan mengombinasikan edukasi singkat kepada peserta, koordinasi dengan mitra lokal, persiapan lokasi, penanaman mangrove secara kolektif, serta refleksi dan evaluasi kegiatan. Peserta yang terdaftar berjumlah 50 orang dengan total kehadiran 90 orang yang terdiri atas peserta, panitia, dan pengelola kawasan mangrove. Sebanyak 90 bibit mangrove (Rhizophora sp.) ditanam sebagai upaya awal rehabilitasi pesisir. Hasil observasi lapangan, catatan pelaksanaan, dan refleksi peserta menunjukkan tingkat partisipasi yang tinggi, peningkatan pemahaman mengenai fungsi mangrove dalam perlindungan pesisir, serta penguatan kolaborasi antara mahasiswa dan mitra lokal. Kegiatan ini menunjukkan bahwa rehabilitasi mangrove berbasis komunitas berpotensi menjadi strategi mitigasi abrasi pantai yang relatif terjangkau dan inklusif, serta dapat melengkapi pendekatan struktural apabila disertai pemantauan pascatanam dan pengelolaan berkelanjutan.
Fields of Study & Subjects
Coastal wetland ecosystem dynamics
Marine and Coastal Ecosystems
Coastal Management and Development
Publication details
- Journal / source
- AL-HAYAT Jurnal Pengabdian Masyarakat
- Volume
- 4
- Issue
- 1
- Pages
- 12–22
- Publication date
- 6 February 2026