Implementasi Metode Polije dalam Optimalisasi Produksi Tempe Koro Pedang sebagai Upaya Pemberdayaan Mitra

Read full text
Authors: Heri Warsito, Yossi Wibisono, Amellia Dwi Rizkyana, Casilda Aulia Rakhmadina
Cited by: 0

Abstract

Koro pedang (Canavalia ensiformis) merupakan potensi sumber protein nabati lokal yang belum dimanfaatkan secara optimal. Kacang koro pedang merupakan alternatif penggunaan kedelai impor dalam pembuatan tempe. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan Metode Polije dalam mengoptimalkan produksi tempe koro pedang pada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Pengrajin Tempe Pondok Pesantren Al Ishlah Jenggawah, Jember. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan teknis melalui tiga tahap utama: praktik metode baru, pelatihan preparasi limbah whey tahu sebagai media perendaman, dan pelatihan perbanyakan bakteri L. plantarum Polije 15420. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan whey tahu mampu mempersingkat waktu perendaman dari 12–24 jam menjadi hanya 6–8 jam. Selain itu, implementasi Metode Polije berhasil meningkatkan masa simpan tempe dari 2 hari menjadi 7 hari. Penggunaan alat pencuci bahan baku mekanis juga terbukti meningkatkan efisiensi waktu sebesar 15–30 menit per 100 kg bahan baku dan mengurangi risiko kehilangan bahan baku hingga 5% dibandingkan metode tradisional. Program ini telah memberdayakan mitra melalui peningkatan keterampilan teknis dan efisiensi produksi.

Fields of Study & Subjects

Probiotics and Fermented Foods Food and Agricultural Sciences Food Quality and Safety Studies

Publication details

Journal / source
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia
Volume
3
Issue
1
Pages
23–28
Publication date
13 January 2026