Aktivitas Antibakteri Ekstrak Tanaman Averrhoa spp. (Belimbing): Literature Review

Read full text
Authors: Nafisa Arifa Firdaus, Ramadhan Triyandhi, Ihsanti Dwi Rahayu, Muhammad Iqbal
Cited by: 0

Abstract

Tanaman dari genus Averrhoa (belimbing) dikenal dalam pengobatan tradisional karena kandungan fitokimianya. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengonsolidasikan temuan ilmiah terkait aktivitas antibakteri ekstrak berbagai bagian tanaman Averrhoa spp. terhadap bakteri patogen. Metode yang digunakan adalah penelaahan sistematis terhadap tujuh artikel penelitian eksperimental. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa aktivitas antibakteri sangat bervariasi, bergantung pada spesies, bagian tanaman, dan bakteri target. Ekstrak daun Averrhoa bilimbi (belimbing wuluh) menunjukkan aktivitas tertinggi, dengan diameter zona hambat mencapai 17,07 mm terhadap Propionibacterium acnes dan bersifat dose-dependent. Kombinasi ekstrak daun A. bilimbi dan A. carambola (belimbing manis) menunjukkan efek sinergis terhadap Staphylococcus aureus. Namun, ekstrak buah A. carambola tidak menunjukkan aktivitas terhadap Streptococcus pneumoniae. Secara umum, ekstrak Averrhoa spp. lebih aktif terhadap bakteri Gram-positif. Disimpulkan bahwa daun A. bilimbi memiliki potensi antibakteri yang paling menjanjikan, sementara efektivitasnya dipengaruhi oleh konsentrasi dan metode formulasi. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk isolasi senyawa aktif murni, uji toksisitas, dan pengembangan formulasi yang stabil.

Fields of Study & Subjects

Essential Oils and Antimicrobial Activity Medicinal Plant Research Psidium guajava Extracts and Applications

Publication details

Journal / source
Sains Medisina
Volume
4
Issue
3
Pages
273–277
Publication date
3 February 2026