Pemanfaatan Kompos Daun Ketapang (Terminalia catappa) sebagai Amelioran Tanah Pasca Tambang untuk Budidaya Selada (Lactuca sativa L)

Read full text
Authors: Puranti Santi, Amprin Amprin, Dian Triadiawarman, Murtinah Veronika, Benny Kurniawan, Aryanto Dhani
Cited by: 0

Abstract

Lahan pasca tambang umumnya mengalami degradasi sifat kimia tanah yang berdampak pada rendahnya produktivitas tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kompos daun ketapang terhadap perbaikan sifat kimia tanah pasca tambang dan pertumbuhan tanaman selada. Penelitian dilakukan menggunakan rancangan perlakuan dengan beberapa proporsi kompos daun ketapang sebagai media tanam. Parameter yang diamati meliputi sifat kimia tanah, yaitu pH, karbon organik, nitrogen total, dan fosfor tersedia, serta parameter pertumbuhan tanaman selada yang mencakup tinggi tanaman, lebar daun, jumlah daun, dan biomassa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan proporsi kompos daun ketapang secara signifikan meningkatkan kandungan karbon organik, nitrogen total, dan fosfor tersedia tanah. Perubahan pH tanah juga menunjukkan perbaikan pada dosis kompos yang lebih tinggi. Perbaikan sifat kimia tanah tersebut berdampak positif terhadap pertumbuhan tanaman selada, terutama pada tinggi tanaman, lebar daun, dan biomassa segar. Parameter jumlah daun dan biomassa kering tidak menunjukkan perbedaan signifikan. Kompos daun ketapang berpotensi menjadi amelioran organik yang efektif untuk rehabilitasi tanah pasca tambang dan mendukung produksi tanaman hortikultura secara berkelanjutan. Pemanfaatan bahan organik lokal ini juga berkontribusi pada pengelolaan sumber daya yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Fields of Study & Subjects

Plant Growth and Agriculture Techniques Composting and Vermicomposting Techniques Agricultural Science and Fertilization

Publication details

Journal / source
JURNAL GREEN HOUSE
Volume
4
Issue
2
Pages
65–74
Publication date
29 January 2026