the Pengaruh Kualitas Pelayanan Kefarmasian Terhadap Kepuasan Pasien Di Apotek Adapotek Daerah Denpasar

Read full text
Authors: Yolanda Arista Wibowo
Cited by: 0

Abstract

Apotek merupakan fasilitas pelayanan kefarmasian terdekat dengan masyarakat, berperan penting dalam pengadaan, penyimpanan, dan penyerahan obat, serta penyediaan informasi obat (Kemenkes RI, 2016). Tingginya preferensi pasien terhadap apotek terdekat (Sujono dkk., 2020) dan kebutuhan akan obat-obatan mengindikasikan pentingnya pelayanan kefarmasian yang optimal, termasuk Pelayanan Informasi Obat (PIO). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik responden dan menganalisis hubungan antara kualitas pelayanan apotek berdasarkan lima dimensi (Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy, dan Tangible) terhadap kepuasan pasien di Adapotek Daerah Denpasar. Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif untuk menggambarkan tingkat kepuasan terhadap pelayanan di Adapotek Daerah Denpasar. Data dikumpulkan dari 95 responden yang merupakan pasien apotek. Analisis data meliputi deskripsi karakteristik responden dan uji korelasi untuk mengetahui hubungan antara dimensi kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien. Karakteristik responden menunjukkan mayoritas berusia 17-27 tahun (54,6%), berjenis kelamin laki-laki (63,8%%), berpendidikan SMA (62,9%), dan berprofesi sebagai wiraswasta (54,3%). Sebagian besar responden (95,9%) telah berkunjung lebih dari lima kali. Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa dimensi Responsiveness(p=0,003) dan Assurance (p=0,001) memiliki hubungan yang signifikan terhadap kepuasan pasien. Sementara itu, dimensi Reliability (p=0,998), Empathy (p=0,999), dan Tangible (p=0,992) tidak berkorelasi secara signifikan dengan kepuasan pasien. Karakteristik konsumen di Adapotek Daerah Denpasar didominasi oleh usia muda, laki-laki, berpendidikan SMA, dan wiraswata dengan frekuensi kunjungan yang tinggi. Aspek kualitas pelayanan seperti responsiveness(kecepatan dan kesediaan membantu) dan assurance (jaminan kepercayaan dan pengetahuan) secara signifikan memengaruhi kepuasan pasien. Namun, dimensi reliability, empathy, dan tangible tidak menunjukkan korelasi signifikan, menunjukkan bahwa aspek-aspek ini mungkin perlu perhatian lebih lanjut untuk meningkatkan kepuasan pasien secara menyeluruh.

Fields of Study & Subjects

Healthcare Quality and Satisfaction Public Health and Nutrition Health Technology Consumer Behavior

Publication details

Journal / source
Journal Pharmactive
Volume
4
Issue
2
Pages
46–56
Publication date
2 January 2026