EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN PEDIATRI RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM GANESHA
Abstract
Penggunaan antibiotik pada pasien pediatri rawat inap sering kali tidak tepat dan berisiko menyebabkan resistensi, memperpanjang lama rawat inap, serta menurunkan efektivitas terapi. Pediatri termasuk kelompok rentan yang memerlukan perhatian khusus dalam pemberian terapi antibiotik karena perbedaan farmakokinetik dan farmakodinamik dibandingkan orang dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pola, kualitas, dan kuantitas penggunaan antibiotik pada pasien pediatri rawat inap di Rumah Sakit Umum Ganesha periode Oktober–Desember 2024, serta hubungan antara kualitas penggunaan antibiotik dengan lama rawat inap. Desain penelitian adalah deskriptif-analitik retrospektif dengan pendekatan kuantitatif. Evaluasi kualitas penggunaan antibiotik dilakukan dengan metode Gyssens, sedangkan kuantitas dievaluasi menggunakan metode ATC/DDD dan DU90%. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian terhadap 97 pasien menunjukkan bahwa seftriakson merupakan antibiotik yang paling banyak digunakan (80,8%) dengan nilai DDD/100 pasien sebesar 51,28. Evaluasi kualitas menunjukkan hanya 83,51% penggunaan antibiotik yang tergolong rasional (kategori 0), dan yang masuk ke penggunaan antibiotik tidak rasional sebesar 16,49% dalam kategori terbanyak yaitu kategori VI (data tidak lengkap) sebesar 7,22%.Hasil uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas penggunaan antibiotik dengan lama rawat inap (p = 0,410). Kesimpulan dari penelitian ini adalah masih tingginya penggunaan antibiotik yang tidak rasional.
Fields of Study & Subjects
Healthcare Quality and Satisfaction
Antibiotic Use and Resistance
Pharmaceutical studies and practices
Publication details
- Journal / source
- Journal Pharmactive
- Volume
- 4
- Issue
- 2
- Pages
- 29–39
- Publication date
- 2 January 2026