PEMBERIAN KOMPRES HANGAT TERHADAP BREAST ENGORGEMENT PADA IBU POST PARTUM SECTIO CAESAREA DI KELURAHAN SUKABUMI UTARA JAKARTA BARAT
Abstract
Latar Belakang: Pembengkakan payudara (breast engorgement) merupakan kondisi yang sering dialami ibu post partum akibat peningkatan sirkulasi darah dan produksi ASI. Kondisi ini menimbulkan rasa nyeri dan ketidaknyamanan yang dapat mengganggu proses menyusui, bahkan berpotensi menyebabkan komplikasi serius seperti mastitis apabila tidak segera ditangani. Salah satu metode non-farmakologis yang efektif untuk mengurangi nyeri adalah kompres hangat, yang bekerja dengan melebarkan pembuluh darah, merelaksasi otot payudara, serta memperlancar pengeluaran ASI. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas intervensi kompres hangat terhadap tingkat nyeri pembengkakan payudara pada ibu post partum sectio caesarea di Kelurahan Sukabumi Utara. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan melibatkan 2 ibu post patrum. Kompres hangat diberikan 1 kali sehari selama 10-15 menit 3 hari berturut-turut. Penurunan tingkat nyeri terlihat dari Six Point Engorgement Scale (SPES) pada hari pertama (pre-test) dan ketiga (post-test), serta Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompres hangat memiliki pengaruh positif dalam menurunkan tingkat nyeri pada payudara ibu post paartum. Rata-rata skor nyeri menurun dari 5 (sedang) pada pre-test menjadi 2 (ringan) pada post-test. Kesimpulan: Penelitian ini mengemukakan bahwa pemberian kompres hangat secara teratur selama tiga hari efektif menurunkan nyeri pembengkakan payudara pada ibu post partum sectio caesarea.
Fields of Study & Subjects
Breastfeeding Practices and Influences
Maternal and Perinatal Health Interventions
Infant Health and Development
Publication details
- Journal / source
- Jurnal Keperawatan Degeneratif Pelni
- Volume
- 2
- Issue
- 1
- Pages
- 72–79
- Publication date
- 31 January 2026