Mekanisme Pertahanan Diri Tokoh Vania dalam Novel “Yang Katanya Cemara” Karya Vania Winola : Kajian Psiokoanalisis
Abstract
Penelitian ini mengkaji dinamika psikologis tokoh Vania dalam novel “Yang Katanya Cemara” karya Vania Wiyola dengan menggunakan pendekatan psikoanalisis Sigmund Freud. Fokus penelitian diarahkan pada konflik batin tokoh utama yang terbentuk akibat relasi keluarga yang tidak aman secara emosional. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap konflik intrapsikis tokoh Vania berdasarkan interaksi struktur kepribadian id, ego, dan superego. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis teks melalui identifikasi dan interpretasi aspek psikoanalitik dalam novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Vania mengalami konflik intrapsikis yang ditandai oleh superego keluarga yang menekan, ego yang berkembang secara defensif, serta kebutuhan afeksi (id) yang tidak terpenuhi. Kondisi tersebut memunculkan trauma relasional dan mendorong penggunaan mekanisme pertahanan diri berupa represi. Temuan ini menegaskan bahwa absennya kelekatan emosional dalam keluarga berperan signifikan dalam pembentukan kerentanan psikologis tokoh, sehingga novel ini merefleksikan pentingnya kehadiran emosional keluarga bagi perkembangan psikologis anak.
Fields of Study & Subjects
Literary Theory and Cultural Hermeneutics
Psychoanalysis and Social Critique
Themes in Literature Analysis
Publication details
- Journal / source
- Boraspati Journal Journal of Bilingualism Organization Research Articles Studies in Pedagogy Anthropology Theory and Indigenous Cultures
- Volume
- 2
- Issue
- 2
- Pages
- 261–269
- Publication date
- 28 January 2026