Pemberdayaan UMKM Ikan Asin melalui Laporan Keuangan Mikro: Studi Kasus Desa Sungai Bangkal
Abstract
Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat BEM Berdampak di Desa Sungai Bangkal, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan dilaksanakan pada 9 Oktober–18 Desember 2025 dengan pendekatan partisipatif dua mitra utama, yaitu Kelompok Tani dan Kelompok Posyandu melalui integrasi teknologi ultrafiltrasi air bersih, ketahanan pangan rumah tangga dan pelatihan literasi digital. Dalam kegiatan pelatihan literasi digital dilaksanakan sebagai upaya pemberdayaan UMKM olahan ikan asin dalam menghadapi tantangan rendahnya nilai tambah, lemahnya pencatatan keuangan, serta keterbatasan akses pasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penjualan ikan asin mampu meningkatkan pendapatan warga Desa Sungai Bangkal. Edukasi pemahaman penting terkait perhitungan biaya produksi secara menyeluruh sehingga UMKM dapat menetapkan harga jual yang rasional dan berorientasi pada profitabilitas. Sementara itu, integrasi packaging yang bersih dan rapi, e-commerce, dan Google Maps terbukti meningkatkan daya saing produk serta memperluas jangkauan pasar. Temuan ini menegaskan bahwa pemberdayaan UMKM berbasis penyusunan laporan keuangan dan pemasaran digital berkontribusi nyata pada keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan masyarakat Desa Sungai Bangkal.
Fields of Study & Subjects
SMEs Development and Digital Marketing
Financial Literacy and Behavior
Microfinance and Financial Inclusion
Publication details
- Journal / source
- Journal Inovasi Pengabdian Masyarakat
- Volume
- 3
- Issue
- 1
- Pages
- 65–76
- Publication date
- 3 February 2026