Internalisasi Nilai Anti-Bullying pada Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Mendongeng Interaktif di TK Al-Firdaus
Abstract
Perilaku perundungan pada anak usia dini telah menjadi permasalahan penting yang memerlukan perhatian serius. Tindakan seperti ejekan, pengucilan, atau perebutan mainan kerap dipandang sebagai hal biasa oleh orang dewasa, meskipun faktanya dapat memberikan dampak psikologis dan sosial yang berkelanjutan pada anak. Data UNICEF Indonesia tahun 2022 menunjukkan bahwa dua dari lima anak usia dini di Indonesia telah mengalami kekerasan dalam bentuk verbal atau sosial. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk menanamkan nilai-nilai pencegahan perundungan melalui metode mendongeng interaktif di TK Al-Firdaus, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare. Pendekatan yang diterapkan adalah metode partisipatif-edukatif dengan prinsip developmentally appropriate practice (DAP). Tahapan kegiatan mencakup pengamatan perilaku sosial anak, penyusunan cerita bertajuk "Bermain Bersama di Taman", implementasi mendongeng interaktif, refleksi nilai moral, dan evaluasi perubahan perilaku sosial anak. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman anak terhadap perilaku prososial seperti empati, gotong royong, dan berbagi, serta berkurangnya perilaku agresif selama aktivitas bermain. Para pendidik juga mencatat adanya peningkatan kolaborasi dan kemampuan regulasi emosi pada anak. Kegiatan mendongeng interaktif terbukti efektif sebagai metode edukatif untuk menanamkan nilai-nilai anti-perundungan pada anak usia dini dan mendukung penguatan program Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) di lingkungan sekolah
Fields of Study & Subjects
Bullying
Victimization
and Aggression
Early Childhood Education and Development
Child Development and Education
Publication details
- Journal / source
- Jurnal Pengabdian Irsyadedu
- Volume
- 1
- Issue
- 1
- Pages
- 41–47
- Publication date
- 24 January 2026
- Language
- ID