PENGARUH MEDIA SOSIAL TIKTOK, PERCEIVED DIGITAL VALUE, DAN ELECTRONIC WORD OF MOUTH TERHADAP NIAT BERKUNJUNG PADA DESTINASI WISATA TAMAN APSARI KOTA SURABAYA
Abstract
Taman Apsari di Surabaya merupakan ruang publik yang dikunjungi untuk rekreasi dan kegiatan sosial. Pertumbuhan media digital, khususnya TikTok, telah memengaruhi cara wisatawan memperoleh informasi melalui konten visual, nilai digital yang dirasakan, dan word of mouth elektronik. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial TikTok, nilai digital yang dirasakan, dan word of mouth elektronik terhadap niat kunjungan ke Taman Apsari. Metode kuantitatif digunakan dengan mendistribusikan kuesioner kepada 100 responden yang telah melihat konten TikTok terkait destinasi tersebut. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda yang didukung oleh uji validitas, uji reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa semua indikator memenuhi persyaratan korelasi dan valid. Uji reliabilitas menunjukkan nilai alpha Cronbach di atas 0,60, yang mengkonfirmasi instrumen yang reliabel. Uji asumsi klasik menunjukkan residual yang terdistribusi normal, nilai VIF di bawah 10 dan toleransi di atas 0,10 yang menunjukkan tidak adanya multikolinearitas, scatterplot acak yang menunjukkan tidak adanya heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi yang mengkonfirmasi bahwa model bebas dari autokorelasi. Analisis regresi menunjukkan bahwa media sosial TikTok, nilai digital yang dirasakan, dan ulasan elektronik dari mulut ke mulut masing-masing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat kunjungan. Temuan ini menunjukkan bahwa konten yang menarik, nilai digital yang kuat, dan ulasan elektronik yang kredibel dapat meningkatkan minat wisatawan untuk mengunjungi Taman Apsari Surabaya.
Fields of Study & Subjects
Digital Marketing and Social Media
Diverse Aspects of Tourism Research
Media and Digital Communication
Publication details
- Journal / source
- Gemah Ripah
- Volume
- 5
- Issue
- 04
- Pages
- 701–715
- Publication date
- 12 January 2026