PENGARUH SOSIAL MEDIA MARKETING INSTAGRAM, FEAR OF MISSING OUT (FOMO), DAN LIFESTYLE TERHADAP IMPULSIVE BUYING PRODUK FASHION TAS CHRISTY NG PADA KALANGAN MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS WIJAYA KUSUMA SURABAYA
Abstract
Perkembangan media sosial telah mengubah pola perilaku konsumsi generasi muda, khususnya dalam mendorong pembelian impulsif pada produk fashion. Penelitian tertulis bertujuan untuk menganalisis pengaruh Social Media Marketing Instagram, Fear Of Missing Out, dan Lifestyle terhadap Impulsive Buying produk fashion tas Christy Ng pada kalangan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Penelitian tertulis menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Teknik pengumpulan data dilaksanakan melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa yang pernah membeli atau mengenal produk tas Christy Ng, dengan sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling. dan melibatkan sebanyak delapan puluh lima responden mahasiswa. Data dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian memperlihatkan Social Media Marketing Instagram belum menjadi faktor utama yang secara langsung memengaruhi Impulsive Buying, sedangkan Fear Of Missing Out dan Lifestyle adanya pengaruh signifikan dalam mendorong pembelian impulsif. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berkontribusi terhadap terbentuknya perilaku impulsive buying. Penelitian tertulis menyimpulkan faktor psikologis dan gaya hidup memiliki peran dominan dibandingkan aktivitas pemasaran digital.
Fields of Study & Subjects
Consumer Retail Behavior Studies
Consumer Behavior and Marketing Influence
Digital Marketing and Social Media
Publication details
- Journal / source
- Gemah Ripah
- Volume
- 5
- Issue
- 04
- Pages
- 605–623
- Publication date
- 11 January 2026