Fungsi Jiwa Kehendak dalam Konteks Psikologi

Read full text
Authors: Kafi Anand Matur, Muhamad Masrukhin Ubaidilah, Muhaimin Asrori, M. Erick Afani, Titin Nurhidayati
Cited by: 0

Abstract

Artikel ini membahas fungsi jiwa kehendak dalam konteks psikologi pendidikan sebagai salah satu faktor internal yang berpengaruh signifikan terhadap proses belajar dan pembentukan karakter peserta didik. Kehendak dipahami sebagai kemampuan volisional yang memungkinkan individu memilih, mengarahkan, serta mempertahankan tindakan secara sadar dalam mencapai tujuan pembelajaran. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, mengkaji berbagai teori psikologi pendidikan kontemporer serta perspektif psikologi pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa jiwa kehendak berperan sebagai pendorong kemauan belajar, pengarah perilaku belajar, pengendali diri, serta fondasi pembentukan sikap disiplin dan tanggung jawab. Dalam psikologi pendidikan, kehendak menjadi penghubung antara motivasi dan tindakan nyata, sehingga menentukan konsistensi dan ketekunan peserta didik dalam belajar. Sementara itu, dalam perspektif pendidikan Islam, kehendak (irādah) dipandang sebagai potensi jiwa yang harus diarahkan oleh iman dan nilai moral guna membentuk akhlak mulia. Oleh karena itu, penguatan jiwa kehendak perlu mendapat perhatian serius dalam perencanaan kurikulum dan strategi pembelajaran agar pendidikan mampu menghasilkan peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan pengendalian diri yang kuat.

Fields of Study & Subjects

Education and Character Development Education and Islamic Studies Education Psychology and Social Research

Publication details

Journal / source
Jurnal Cakrawala Akademika
Volume
2
Issue
5
Pages
67–81
Publication date
20 January 2026