Pemikiran Mohammad Abid al Jabiri tentang Dekonstruksi Pemikiran Islam
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran Mohammad Abid al-Jabiri tentang dekonstruksi pemikiran dalam konteks kritik terhadap nalar Arab-Islam. Al-Jabiri dikenal sebagai salah satu pemikir kontemporer Arab yang berupaya membongkar struktur epistemologis peradaban Islam melalui proyek besar Naqd al-‘Aql al-‘Arabi (Kritik Nalar Arab). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka (library research), yang berfokus pada sumber-sumber sekunder berupa buku, artikel ilmiah, dan penelitian akademik yang membahas serta menafsirkan pemikiran al-Jabiri. Melalui pendekatan hermeneutik-filosofis, kajian ini berupaya merekonstruksi gagasan dekonstruktif al-Jabiri sebagaimana direpresentasikan dalam wacana akademik kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dekonstruksi pemikiran versi al-Jabiri tidak dimaksudkan sebagai pembongkaran destruktif terhadap tradisi intelektual Islam, melainkan sebagai upaya kritis untuk menata ulang rasionalitas Arab-Islam agar lebih produktif dan kontekstual dengan modernitas. Konsep dekonstruksi ini berporos pada distingsi antara tiga bentuk nalar—‘aql bayani, ‘aql irfani, dan ‘aql burhani—yang digunakan al-Jabiri untuk mengidentifikasi struktur berpikir dalam sejarah peradaban Arab-Islam. Penelitian ini menegaskan pentingnya pembacaan hermeneutik terhadap warisan intelektual Islam melalui kacamata pemikiran al-Jabiri, agar tradisi Islam tetap dinamis dan relevan dalam menghadapi tantangan zaman.
Fields of Study & Subjects
Islamic Thought and Society Studies
Islamic Studies and History
Qur’anic Interpretation Studies
Publication details
- Journal / source
- Fathir Jurnal Studi Islam
- Volume
- 3
- Issue
- 1
- Pages
- 290–307
- Publication date
- 6 February 2026