Determinan Konsumsi Fast food pada Remaja dengan Pendekatan Social Cognitive Theory: Studi Literatur 2021-2025

Read full text
Authors: Rifa Salsa Nabilla, Luqman Effendi
Cited by: 0

Abstract

Perubahan gaya hidup dan globalisasi telah mendorong pergeseran pola konsumsi masyarakat, khususnya remaja, dari makanan tradisional menuju makanan cepat saji (Fast Food). Masalahnya, Fast food umumnya tinggi kalori, lemak jenuh, gula, dan garam, sehingga jika dikonsumsi secara berlebihan dapat meningkatkan risiko masalah gizi dan berbagai penyakit degeneratif. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi makanan cepat saji pada remaja berdasarkan pendekatan Social Cognitive Theory. Penelitian menggunakan metode Literature Review, yang dilakukan dengan meneliti berbagai studi yang bersumber dari publikasi baik nasional maupun internasional. Literatur diambil dari sumber-sumber elektronik termasuk PubMed, dan Google Scholar dan telah dipublikasikan Tahun 2021-2025. Konsumsi makanan cepat saji pada remaja dipengaruhi terutama oleh pengaruh teman sebaya, paparan media massa, dan besarnya uang saku. Pengetahuan dan sikap sebagai faktor personal yang paling sering diteliti namun hasilnya cenderung tidak berpengaruh. Orang tua perlu memperhatikan teman sebaya dan mengendalikan uang saku sebagai upaya mengendalikan konsumsi makanan cepat saji.

Fields of Study & Subjects

Food Security and Socioeconomic Dynamics Adolescent Health and Behaviors Student Stress and Coping

Publication details

Journal / source
Galen Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Volume
2
Issue
1
Pages
289–300
Publication date
6 January 2026