Hadits dan Hubungannya dengan Al Quran
Abstract
Al-Qur’an dan Hadits merupakan dua sumber utama ajaran Islam yang memiliki hubungan erat dan tidak dapat dipisahkan dalam pembentukan hukum serta pedoman hidup umat Muslim. Permasalahan muncul ketika Al-Qur’an dipahami secara parsial tanpa merujuk pada Hadits, padahal banyak ayat Al-Qur’an yang bersifat global, umum, dan membutuhkan penjelasan praktis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengertian Hadits dan Al-Qur’an, menjelaskan hubungan keduanya, serta mengkaji fungsi Hadits terhadap Al-Qur’an dalam perspektif keilmuan Islam. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui penelaahan literatur klasik dan kontemporer yang relevan dengan kajian Al-Qur’an dan Hadits. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hadits memiliki kedudukan sebagai sumber hukum Islam kedua setelah Al-Qur’an dan berfungsi secara komplementer dalam menjelaskan, menafsirkan, memperinci, menetapkan, serta dalam kondisi tertentu menghapus ketentuan hukum yang terdapat dalam Al-Qur’an. Fungsi tersebut mencakup bayan at-taqrir, bayan at-tafsir, bayan at-tasyri’, dan bayan an-naskh. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa hubungan Al-Qur’an dan Hadits bersifat harmonis dan integral, di mana pemahaman ajaran Islam secara utuh hanya dapat dicapai melalui pengkajian keduanya secara simultan agar penerapan syariat Islam sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW dan relevan dalam kehidupan umat Islam.
Fields of Study & Subjects
Qur’anic Interpretation Studies
Islamic Thought and Society Studies
Medical Research and Islamic Perspectives
Publication details
- Journal / source
- Indonesian Journal Of Education
- Volume
- 3
- Issue
- 1
- Pages
- 146–151
- Publication date
- 30 January 2026
- Language
- ID