Analisis Strategi Manajemen Rantai Pasok Gas Bumi PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dalam Menjamin Keandalan Pasokan dan Optimalisasi Biaya Logistik (Studi Kasus: Jaringan Transmisi dan Distribusi Periode 2020-2024)
Abstract
Di tengah komitmen Net Zero Emission Indonesia 2060, gas bumi berperan krusial sebagai energi transisi, namun PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) menghadapi tantangan rantai pasok akibat penurunan alamiah hulu kontras infrastruktur pipa kaku periode 2020-2024. Penelitian bertujuan menganalisis dampak natural decline pada operasional rantai pasok PGAS, evaluasi volume niaga-transmisi, bandingkan efisiensi pipa versus non-pipa (LNG/CNG), serta rumuskan strategi hibrida untuk resiliensi energi nasional. Menggunakan studi kasus kuantitatif berbasis data sekunder, populasi data operasional PGAS (2020-2024) disampel purposif dari laporan tahunan, presentasi investor, dan regulator ESDM. Instrumen KPI sekunder dianalisis melalui statistik deskriptif, tabulasi deret waktu, perbandingan kapasitas-permintaan, serta analisis komparatif logistik. Hasil menunjukkan pertumbuhan transmisi 23% via proyek Cisem-Rokan meski niaga turun (923 ke 852 BBTUD), dengan virtual pipeline tingkatkan fleksibilitas pasar IKN-smelter lewat substitusi LNG. Kesimpulan menegaskan model hibrida PGAS kuatkan ketahanan midstream-downstream di tengah tekanan HGBT, sarankan optimalisasi aset dan pengadaan LNG global.
Fields of Study & Subjects
Global Energy Security and Policy
Supply Chain Resilience and Risk Management
Logistics and Transportation Systems
Publication details
- Journal / source
- Jurnal Semesta Ilmu Manajemen dan Ekonomi
- Volume
- 2
- Issue
- 2
- Pages
- 1387–1396
- Publication date
- 11 January 2026