Dinamika Politik Lokal dalam Tata Kelola Pasar Tradisional Desa Sungai Pinang Kecamatan Rambutan
Abstract
Pasar tradisional di pedesaan Indonesia, seperti Pasar Desa Sungai Pinang Kecamatan Rambutan, sering muncul dari inisiatif swadaya masyarakat tanpa regulasi pemerintah desa formal, menciptakan kekosongan kekuasaan yang dimanfaatkan aktor informal. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika politik lokal dalam tata kelola pasar dan dampak sosial-ekonomi terhadap pedagang. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, purposive sampling menargetkan 15 informan kunci dari 50 aktor pasar termasuk pedagang lokal dan pendatang, perangkat desa, dan tokoh informal. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipan, dan analisis dokumen, dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber untuk validasi. Temuan menunjukkan pembentukan pasar berbasis swadaya memunculkan dominasi informal melalui pungutan tidak resmi dan penguasaan akses lapak, menghasilkan ketidakteraturan tata ruang, kemacetan, kebersihan buruk, dan marginalisasi pedagang lokal oleh pesaing pendatang. Kesimpulannya, absennya tata kelola formal mengubah pasar dari ruang solidaritas menjadi arena perebutan kekuasaan informal. Rekomendasi mencakup legalisasi lahan oleh desa dan pembentukan pengelola pasar partisipatif.
Fields of Study & Subjects
Local Governance and Development
Asian Studies and History
Local Governance and Planning
Publication details
- Journal / source
- Jurnal Cendekia Hukum Indonesia
- Volume
- 2
- Issue
- 1
- Pages
- 543–554
- Publication date
- 2 February 2026
- Language
- ID