Pengalaman dan Coping Mechanism Mahasiswa sebagai Korban Cyberbullying: Studi Kasus Kualitatif

Authors: '- Regista Rizki Sulistiyawati, '- Rumaisya Milhan, '- Andina Safa Amanta, '- Fathaniah Ghaisani Aksan Putri, '- Yokebeth Patria Senadi
Cited by: 0

Abstract

Cyberbullying merupakan bentuk perundungan yang dilakukan melalui media digital dan dapat menimbulkan dampak psikologis bagi individu yang mengalaminya. Setiap korban memiliki cara yang berbeda dalam merespons dan menghadapi pengalaman cyberbullying, salah satunya melalui penerapan coping mechanism. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman individu yang pernah menjadi korban cyberbullying serta menggambarkan strategi coping mechanism yang diterapkan dalam menghadapi pengalaman tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus intrinsik. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur kepada partisipan yang merupakan mahasiswa dan pernah mengalami cyberbullying. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipan mengalami berbagai bentuk cyberbullying, seperti pengabaian dalam grup percakapan, hate comment, penguntitan akun media sosial, serta ancaman melalui media komunikasi. Pengalaman tersebut menimbulkan dampak emosional berupa perasaan sedih, terganggu, dan memengaruhi kehidupan sehari-hari. Partisipan menerapkan berbagai strategi coping mechanism, baik yang berfokus pada emosi maupun pemecahan masalah, seperti bercerita kepada orang terdekat, melakukan konfrontasi, serta melakukan refleksi diri. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan coping mechanism yang adaptif dapat membantu individu bangkit dari pengalaman cyberbullying. Cyberbullying merupakan bentuk perundungan yang dilakukan melalui media digital dan dapat menimbulkan dampak psikologis bagi individu yang mengalaminya. Setiap korban memiliki cara yang berbeda dalam merespons dan menghadapi pengalaman cyberbullying, salah satunya melalui penerapan coping mechanism. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman individu yang pernah menjadi korban cyberbullying serta menggambarkan strategi coping mechanism yang diterapkan dalam menghadapi pengalaman tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus intrinsik. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur kepada partisipan yang merupakan mahasiswa dan pernah mengalami cyberbullying. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipan mengalami berbagai bentuk cyberbullying, seperti pengabaian dalam grup percakapan, hate comment, penguntitan akun media sosial, serta ancaman melalui media komunikasi. Pengalaman tersebut menimbulkan dampak emosional berupa perasaan sedih, terganggu, dan memengaruhi kehidupan sehari-hari. Partisipan menerapkan berbagai strategi coping mechanism, baik yang berfokus pada emosi maupun pemecahan masalah, seperti bercerita kepada orang terdekat, melakukan konfrontasi, serta melakukan refleksi diri. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan coping mechanism yang adaptif dapat membantu individu bangkit dari pengalaman cyberbullying.

Fields of Study & Subjects

Student Stress and Coping Legal and Social Justice Studies Mental Health and Well-being

Publication details

Journal / source
Universitas Airlangga Repository (Universitas Airlangga)
Publication date
2 January 2026
Language
ID