Pengaruh Online Disinhibition Effect terhadap Toxic Behavior pada Pemain Multiplayer Online Battle Arena Game
Abstract
Toxic behavior merupakan salah satu bentuk penyimpangan interaksi yang kerap muncul dalam lingkungan daring, termasuk dalam game. Salah satu faktor psikologis yang berperan dalam kemunculan perilaku tersebut adalah online disinhibition effect, yaitu kondisi ketika individu merasa lebih bebas dalam mengekspresikan diri saat berada di lingkungan daring. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh online disinhibition effect terhadap toxic behavior pada emerging adulthood yang bermain game Multiplayer Online Battle Arena (MOBA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 212 pemain game MOBA laki-laki dan perempuan berusia 18–25 tahun. Instrumen penelitian terdiri atas Skala Online Disinhibition Effect yang berjumlah 23 butir dan Skala Toxic Behavior yang berjumlah 5 butir. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak Jamovi 2.6.44. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan online disinhibition effect berpengaruh signifikan terhadap toxic behavior (F = 3,15; p = 0,004) dengan koefisien determinasi (Adjusted R²) sebesar 0,07. Secara parsial, hanya dimensi dissociative imagination dan minimization of authority yang berpengaruh signifikan terhadap toxic behavior, sedangkan dimensi dissociative anonymity, invisibility, asynchronicity, dan solipsistic introjection tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan.
Fields of Study & Subjects
Student Stress and Coping
Educational Methods and Impacts
Impact of Technology on Adolescents
Publication details
- Journal / source
- Universitas Airlangga Repository (Universitas Airlangga)
- Publication date
- 6 January 2026
- Language
- ID