PENGARUH JOB INSECURITY DAN WORK-FAMILY CONFLICT TERHADAP BURNOUT PADA GIG WORKER
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena perkembangan gig economy yang menimbulkan tantangan baru bagi para pekerjanya (gig worker), termasuk tingginya risiko ketidakpastian kerja (job insecurity) dan kesulitan dalam menyeimbangkan antara tuntutan pekerjaan dan tanggung jawab keluarga (work- family conflict). Kondisi ini dapat menjadi prediktor kuat munculnya burnout. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh simultan dan parsial dari job insecurity dan work-family conflict terhadap burnout pada gig worker. Partisipan dalam penelitian ini adalah 112 gig worker yang menggunakan platform digital dengan usia di atas 18 tahun. Burnout diukur menggunakan adaptasi skala Maslach-trisni burnout inventory (MTBI). Job insecurity diukur dengan Job insecurity questionnaire (JIQ) hasil translasi Tania Safitri, dan Work and family conflict scale (WAFCS) hasil adaptasi Parenting and Family Support Centre, The University of Queensland. Analisis data dilakukan menggunakan teknik Analisis Regresi Linier Berganda dengan bantuan program Jamovi 2.3.16. Hasil analisis regresi berganda (R²=0,796, p
Fields of Study & Subjects
Occupational Health and Safety Management
Student Stress and Coping
Employee Performance and Management
Publication details
- Journal / source
- Universitas Airlangga Repository (Universitas Airlangga)
- Publication date
- 5 January 2026
- Language
- ID