Peran Sikap Terhadap Perilaku sebagai Mediator Literasi Kesehatan Mental dan Perilaku Mencari Bantuan Kesehatan Mental pada Emerging Adulthood di Pulau Jawa
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran sikap terhadap perilaku sebagai mediator dalam hubungan antara literasi kesehatan mental dengan perilaku mencari bantuan kesehatan mental pada emerging adulthood di Pulau Jawa. Penelitian menggunakan metode kuantitatif survey dengan melibatkan responden berusia 18-25 tahun yang berdomisili di Pulau Jawa. Instrumen dalam penelitian ini yaitu satu item dari Help-seeking Behavior Questionnaire, Mental Health Literacy Questionnaire-Short Version Adult (MHLq-SVa) versi bahasa Indonesia dan alat ukur TPB yang disusun oleh tim penelitian berdasarkan hasil preliminary study. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi logistik binomial dan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan hubungan signifikan antara literasi kesehatan mental dengan sikap terhadap perilaku (R² = 0,256, p < .001) , terdapat hubungan signifikan antara sikap terhadap perilaku dan perilaku mencari bantuan kesehatan mental (Estimate = 0,05163; SE = 0,0231; Z = 2,238 ; p = 0,025; OR = 1,0530). Namun, tidak terdapat hubungan signifikan antara literasi kesehatan mental terhadap perilaku mencari bantuan (Estimate = -0,00328; SE = 0,0269; Z = -0,122; p = 0,903; OR = 0,9967). Oleh karena itu, analisis mediasi tidak dapat dilanjutkan karena terdapat satu kondisi yang tidak signifikan.
Fields of Study & Subjects
Public Health and Nutrition
Educational Methods and Media Use
Methodologies in Health Research and Practice
Publication details
- Journal / source
- Universitas Airlangga Repository (Universitas Airlangga)
- Publication date
- 2 January 2026
- Language
- ID